Selasa, 12 Januari 2010

Larangan Berlebih-lebihan dalam Berdo'a



Diriwayatkan dari Abdullah bin Mughaffal bahwa ia pernah mendengar anaknya berdo'a, "Ya Allah jika aku masuk surga nanti, aku mohon kepada-Mu istana putih yang bertempat di sebelah kanan surga." Lalu Abdullah berkata, "Wahai anakku mintalah surga dan berlindunglah dari api neraka. Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, 'Sesungguhnya akan ada satu kaum dari ummat ini yang berlebihan dalam bersuci dan berdo'a'," (Shahih, HR Abu Dawud [96] dan Ibnu Majah [3864]).

Diriwayatkan dari Abu Nu'amah dari Ibnu Sa'ad, bahwasanya ia berkata, "Ayahku mendengarku ketika aku berdo'a, 'Ya Allah aku bermohon kepada-Mu kenikmatan, keindahan surga, dan ini dan itu. Dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka, rantai-rantai neraka, belenggu-belenggu neraka dan ini dan itu.' Lalu ayahku berkata, 'Wahai anakku sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, 'Akan muncul suatu kaum yang berlebih-lebihan dalam bersuci dan berdo'a'."

Janganlah termasuk kamu golongan mereka, jika kamu dianugerahi surga maka kamu akan diberikan semua yang ada di dalamnya dan apabila kamu dijauhkan dari api neraka berarti kamu akan dijauhkan dari segala kejelekan yang ada di dalamnya'," (Shahih, HR Abu Dawud [1480]).

Kandungan Bab:

1. Haram hukumnya berlebihan dalam berdo'a sebab ini termasuk kategori melampui batas dan Allah tidak suka terhadap orang-orang yang melampui batas.


2. Di antara contoh berlebihan dalam berdo'a:
1. Meminta sesuatu yang dilarang dan diharamkan Allah terhadap hamba-Nya semasa di dunia, sebagaimana yang diminta bani Israil kepada Musa, "Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata. Maka mereka disambar petir karena kezhalimannya," (An-Nisaa': 153).


2. Mengangkat suara (mengeraskannya) ketika berdo'a sebagaimana yang tercantum dalam firman Allah SWT, "Berdo'alah kepada Allah dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melapui batas," (Al-A'raf: 55).

Senin, 11 Januari 2010

Wanita yang Masuk Neraka karena Seekor Kucing



DR. Umar Sulaiman Abdullah Al-Asyqar

Hati yang keras dan tabiat yang buruk bisa menjerumuskan pemiliknya ke dalam neraka. Hal itu karena ia kosong dari kasih sayang yang membuatnya tidak peduli terhadap apa yang dia lakukan kepada orang lain, maka ia membunuh, memukul, dan merusak. Dengan itu, mereka mencelakakan diri mereka disebabkan apa yang mereka lakukan kepada orang lain. Di antara mereka ada seorang wanita yang diceritakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Dia mengurung seekor kucing sampai ia mati kelaparan dan kehausan. Karena perbuatan itu dia pun masuk neraka.

Teks Hadis

Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Umar dari Nabi bersabda, "Seorang wanita masuk neraka karena seekor kucing yang dia kurung sampai mati. Dia masuk neraka karenanya. Dia tidak memberinya makan, dan minum sewaktu mengurungnya. Dia tidak pula membiarkannya dia makan serangga bumi."

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah melihat wanita yang mengikat kucing ini berada di neraka manakala beliau melihat surga dan neraka pada shalat gerhana. Dalam Shahih Bukhari dari Asma' binti Abu Bakar bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Lalu neraka mendekat kepadaku sehingga aku berkata, 'Ya, Rabbi, aku bersama mereka?' Aku melihat seorang wanita. Aku menyangka wanita itu diserang oleh seekor kucing. Aku bertanya, 'Bagaimana ceritanya?' Mereka berkata, 'Dia menahannya sampai mati kelaparan. Dia tidak memberinya makan dan tidak pula membiarkannya mencari makan.'" Nafi' berkata, "'Menurutku dia berkata, 'Mencari makan dari serangga bumi.'"

Muslim meriwayatkan hadis Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang melihat seorang wanita yang mengikat kucing berada di neraka, dari Jabir. Di dalamnya terdapat keterangan bahwa wanita itu berasal dari Bani Israil. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa wanita itu berasal dari Himyar.

Perbuatan ini telah mencelakakan wanita tersebut, sehingga dia masuk neraka. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melihat kucing itu memburu wanita yang menahannya di neraka. Bekas-bekas cakaran tergores di wajah dan tubuhnya. Beliau melihat itu manakala surga dan neraka diperlihatkan kepadanya pada saat shalat gerhana.

Pelajaran-Pelajaran dan Faedah-Faedah Hadis

1. Besarnya dosa orang-orang yang menyiksa binatang dan menyakitinya dengan memukul dan membunuh. Wanita ini masuk neraka karena dia menjadi sebab kematian seekor kucing.

2. Boleh menahan binatang seperti kucing, burung, dan sebagainya, jika diberi makan dan minum. Jika tidak mampu atau tidak mau, maka hendaknya melepaskannya dan membiarkannya pergi di bumi Allah yang luas untuk mencari rizkinya sendiri.

3. Di akhirat, manusia diadzab sesuai dengan perbuatannya di dunia. Wanita ini diserang oleh seekor kucing di neraka dengan mencakari tubuhnya.

Orang yang Sedekahnya Salah Alamat




DR. Umar Sulaiman Abdullah Al-Asyqar

Apabila seorang hamba menjalankan perintah Allah, maka tidak ada dosa jika dia salah dalam apa yang dilakukannya. Allah tidak mengurangi pahalanya dan tidak menyia-nyiakan balasannya. Dalam hadis berikut ini Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyampaikan kepada kita tentang seorang laki-laki yang bertekad untuk bersedekah secara diam-diam. Dia bersedekah selama tiga malam. Satu kali sedekahnya jatuh di tangan pencuri. Kali kedua, di tangan wanita pezina. Dan di tangan orang kaya pada kali ketiga. Hal itu membuatnya sedih dan gelisah. Maka, dalam mimpi dia didatangi dan dikatakan bahwa sedekahnya telah diterima, dan dijelaskan kepadanya bahwa sedekah kepada mereka yang tidak berhak menerimanya mengandung pelajaran dan faedah.

Penjelasan Hadis

Dalam setiap generasi dan masa di mana terdapat Islam, terdapat pula orang baik yang rindu berbuat kebaikan. Mereka melakukan ketaatan dengan ikhlas dan suka rela. Mereka tidak menuntut balasan dan rasa syukur dari manusia.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menceritakan seorang laki-laki yang ingin bersedekah secara diam-diam. Yang tahu hanyalah Dzat yang Maha Mengetahui perkara ghaib. Sedekah secara rahasia memadamkan kemarahan Tuhan. Dan sedekah rahasia lebih baik daripada sedekah secara terbuka.

Di tengah malam dia keluar mencari orang yang berhak menerima sedekahnya. Dia bertemu dengan seorang laki-laki yang dia kira orang miskin, harta yang ingin dia sedekahkan dia berikan kepadanya, padahal laki-laki itu adalah pencuri. Di pagi hari di pasar dan di perkumpulan, orang-orang membicarakan pelaku sedekah yang memberikan hartanya di tangan pencuri.

Pencuri itu menyampaikan apa yang terjadi padanya. Berita seperti ini ditayangkan di masyarakat skala kecil, ia beredar dengan sanagt cepat. Berita itu didengar oleh pelaku dari orang-orang yang membicarakannya sementara mereka tidak mengetahui pelakunya. Dia bersedih dan gelisah. Kesedihannya dan kegelisahannya dia ungkapkan dengan ucapannya,"Ya Allah bagi-Mu segala puji, kepada pencuri."

Dia bertekad mengulanginya di malam berikutnya karena dia mengira bahwa sedekahnya telah hilang seperti debu ditiup angin. Ia tidak tepat sasaran menurut Tuhannya. Setelah malam menutupinya dengan kegelapannya dia keluar dengan sedekahnya. Dia memberikannya kepada seorang wania yang dia kira miskin ternyata dia adalah wanita pezina. Wanita ini bercerita seperti pencuri bercerita. Beritanya menyebear luas. Pelakunya mendengar itu. Kesedihan dan kegelisahannya bertumpuk, dia mengulangi ucapannya yang kemarin, "Ya Allah bagi-Mu segala puji, kepada wanita pezina."

Demi mencari pahala dia bertekad untuk bersedekah untuk kali ketiga. Pada malam ketiga sedekahnya jatuh di tangan orang kaya. Anda bisa membayangkan kesedihan laki-laki ini yang tidak pernah tepat dalam urusan yang diinginkanya sebanyak tiga kali. Anda bisa memprediksi keadaannya pada waktu dia mengadu kepada Tuhannya dengan penuh kepedihan,"Ya Allah bagi-Mu segala puji. Kepada pencuri, pezina dan orang kaya."

Laki-laki ini tidak mengetahui bahwa Allah menulis pahalanya. Orang yang menginfakkan hartanya demi mencari pahala Allah, Allah akan memberinya pahala walaupun si penerima tidak berhak untuk menerima.

Di dalam mimpinya dia datangi kabar gembira bahwa Allah menerima sedekahnya dan membalasnya dengan pahala. Dia diberitahu hikmah besar di balik sedekah kepada tiga orang tersebut. Semoga pencuri itu sadar akan kesalahannya lalu dia tidak mencuri. Semoga wanita pezina itu menjaga dirinya dari zina dengan harta itu dan semoga si kaya ini terdorong untuk berinfak meneladani laki-laki ini yang bersedekah di kegelapan malam agar tidak diketahui oleh orang lain demi mencari pahala dari Tuhan manusia.

Dalam Hadis-hadis disebutkan bahwa sedekah diterima walaupun ia jatuh ke tangan orang yang tidak diinginkan oleh pelaku sedekah. Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya bahwa Yazid bin Akhnas memberikan dinar-dinarnya kepada seseorang di masjid, dia mempercayakan pembagiannya kepada yang berhak menerima, lalu anaknya Maan bin Yazid datang dan mengambilnya sementara dia tidak mengetahui bahwa sumbernya adalah bapaknya, dia membawanya kepada bapaknya, tentu saja bapaknya menolak menerima, dia berkata,"Demi Allah kamu bukanlah yang aku inginkan." Maka anaknya mengadu kepada Rasulullah. Maka Rasulullah memberikan fatwa dan keputusannya, "Bagimu apa yang kamu niatkan wahai Yazid dan bagimu apa yang kamu ambil wahai Maan." (Shahih Muslim, 3/291, no.1422).

Pelajaran-Pelajaran Dan Faedah-Faedah Hadis

1. Pada umat terdahulu terdapat orang-orang shalih yang berbuat kebaikan dan gemar bersedekah. Mereka keluar di kegelapan malam untuk mencari para fakir miskin dan orang-orang yang memerlukan.

2. Luasnya rahmat Allah dalam menerima sedekah walau pun jatuh ke tangan orang yang tidak berhak menerima

3. Kadangkala perbuatan seseorang memberi bekas yang baik, yang sebenaranya dia tidak menginginkannya, dan Allah memberinya pahala karenanya. Perbuatan laki-laki ini bisa jadi berguna bagi pencuri, pezina dan orang kaya dalam bentuk seperti yang disebutkan dalam hadis.

4. Keutamaan menerima qadha dan takdir Allah. Manakala Allah mentakdirkan sedekah laki-laki ini salah alamat dan tidak sampai di tangan fakir miskin, tapi dia menerima keputusan Allah dengan rela, maka Allah memberinya balasan kebaikan.

5. Mimpi yang benar termasuk mubassyirat (berita gembira). Itu adalah satu bagian dari empat puluh enam bagian ke-nabi-an. Termasuk di dalamnya adalah mimpi laki-laki ini, ketika dia diberi berita gembira oleh Tuhannya dengan diterimanya sedekahnya dan dijelaskan kepadanya sesuatu perkara yang tidak dikenal dan diketahuinya.

Orang Yang Berhutang Seribu Dinar




DR. Umar Sulaiman Abdullah Al-Asyqar

Ini adalah kisah dua orang laki-laki dari kalangan hartawan. Keduanya tinggal di sebuah kota di pesisir pantai. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai pedagang. Salah satu dari keduanya terpaksa meminjam seribu dinar dari yang lain. Pemilik uang memberinya seribu dinar hutang tanpa saksi dan tanpa penjamin, karena merasa cukup dengan kesaksian dan jaminan Allah. Penghutang pergi membawa uang itu menyeberangi laut demi tuntutan profesi, yaitu perniagaan. Ketika waktu pengembalian sudah dekat, dia tidak menemukan perahu yang mengantarkannya ke kotanya, lalu dia mengambil kayu dan melubanginya. Uang itu diletakkan di lubang itu. Setelah ditutup rapi, kayu itu dilemparkan ke laut dengan diiringi doa agar Allah menyampaikannya kepada pemiliknya. Allah mengabulkan doanya dan mewujudkan harapannya.

Penjelasan Hadis

Di dalam hadis ini Rasulullah menyampaikan kepada kita tentang seorang laki-laki dari kalangan Bani Israil yang memerlukan modal untuk berdagang. Dia menemui salah seorang pemilik harta yang dikenal biasa memberi hutang kepada orang-orang. Dia meminta hutang dalam jumlah yang besar, seribu dinar. Pemilik uang meminta agar dia menghadirkan saksi-saksi atas hutang yang akan dibayarkan kepadanya. Laki-laki ini menjawab, "Cukuplah Allah sebagai saksi." Lalu pemilik uang memintanya agar menghadirkan penjamin yang bertanggung jawab jika dia tidak mampu membayar. Penghutang menjawab, "Cukuplah Allah sebagai Penjamin."

Pemilik uang ini adalah laki-laki shalih. Dia tidak membantah penghutang manakala dia mengucapkan apa yang diucapkannya. Dia menjawab, "Kamu benar." Lalu dia memberikan uang yang dia minta tanpa saksi dan penjamin. Dia ridha dengan kesaksian dan jaminan Allah. Keduanya pun sepakat tentang waktu pembayaran.

Dialah Allah. Dialah yang menjaganya, yang menggerakkan ombak dan menentukan waktu tiba kayu itu di hari ketika pemilik harta keluar pantai. Hari itu adalah hari pembayaran hutang yang telah disepakati.

Ketika peluang terbuka bagi laki-laki penghutang, dia pun langsung pulang menemui pemilik harta dengan membawa seribu dinar yang lain, karena khawatir uang yang dikirimkannya tidak sampai kepadanya. Dia datang menjelaskan alasannya dan menerangkan sebab ketidak hadirannya pada waktu yang telah disepakati. Dia menyampaikan apa yang membahahagiakan dirinya dan menenagkan jiwanya. Dia bersyukur kepada Allah atas karunia dan nikmat-Nya. Pemilik uang itu memberitakan apa yang dia beritakan. Di luar dugaan, uang itu telah sampai kepadanya. Ombak telah membawanya dan tiba tepat pada waktu pembayaran yang telah disepakati. Semua itu adalah berkat rahmat Allah, penjagaan dan pengaturan-Nya.
Pelajaran-Pelajaran Dan Faedah-Faedah Hadis

1. Terdapat orang-orang shalih yang bertaqwa dan takut kepada Allah semasa umat-umat terdahulu. Orang yang pertama memberi hutang kepda orang-orang dengan berharap pahala. Dia rela terhadap jaminan dan kesaksian Allah ketika dia menyerahkan uang itu kepada orang kedua. Orang kedua menitipkan uang itu kepada Allah agar menyampaikannya kepada pemiliknya. Dia melemparkannya ke laut di dalam perut kayu itu.

2. Dibolehkannya berhutang dan memberi hutang. Hal ini ditunjukkan oleh banyak dalil dari Al-Quran dan Hadis.

3. Anjuran meneggakkan kesaksian dan jaminan dalam urusan hutang. Masalah ini termasuk yang ditetapkan oleh syariat kita. Dan para ulama berbeda pendapat tentang wajib-tidaknya mendatangkan saksi. Allah telah memerintahkan agar menguatkan hutang dengan tulisan, sebagaimana Dia memerintahkan agar ada kesaksian.

4. Pengaruh tawakal kepada Allah dalam mewujudkan keinginan. Laki-laki ini membuang kayu ke laut dengan bertawakkalkepada Allah agar menyampaikannya kepada pemiliknya. Maka ia sampai di tangan pemiliknya dengan kodrat Allah.

5. Kewajiban melunasi hutang manakala waktu pembayaran telah tiba, dan angan mengulur-ngulur pembayaran.

6. Boleh naik perahu dan pergi untuk berniaga

7. Anjuran berniaga. Orang-orang telah melakukannya sejak dulu kala, yakni anjuran berhutang untuk berdagang jika dia yakin ampu melunasi.

8. Dibolehkannya memungut sesuatu yang harganya murah, seperti kayu dan cemeti, dan memanfaatkannya tanpa mengumumkan. Adapun sesuatu yang tidak berharga seperti biji kurma atau barang-barang bekas rumah yang telah dibuang, maka semua itu boleh diambil tanpa ada perselisihan. (Silahkan merujuk masalah ini di Fathul Bari, 5/85).

Dalam Hadis shahih disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menemukan sebiji kurma. Beliau tidak memakannya, karena takut itu termasuk kurma sedekah. (Shahih Bukhori,5/86,no.2431-2432).

Subhanallah ; Zaman Sekarang Mati juga Mahal Lho


Proses penguburan jenazah menjadi mahal akibat praktik percaloan lahan makam di DKI Jakarta. Namun, para ahli waris pun kerap meminta pelayanan di luar tanggungan biaya Dinas Pertamanan dan Pemakaman Pemprov DKI Jakarta.

Persoalan ini sebenarnya sudah menjadi rahasia umum. Banyak warga Jakarta, selain kesulitan mendapatkan lahan makam, kadang juga menjadi korban percaloan pemakaman sehingga harus merogoh kocek yang lebih besar dari semestinya.

"Kami sebenrya sudah surat edaran di setiap TPU yang dikelola Dinas Pemakaman di seluruh DKI Jakarta," kata Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Pemprov DKI Jakarta Ery Basworo dalam bincang-bincang dengan detikcom di Jakarta, Jumat (8/1/2009).

Menurut Ery, sesuai Perda No 1/2006 tentang Retribusi Pemakaman, wewenang Dinas Pemakaman adalah memberikan izin penggunaan tanah makam. Kedua, setiap TPU diberikan izin untuk menarik retribusi secara variatif dan kelasnya.

Misalnya, untuk sewa lahan untuk kelas AA-1 dikenai biaya retribusi Rp 100.000, AA-2 Rp 80.000, AA-3 Rp 60.000 dan AA-4 Rp 40.000. Sementara untuk biaya gali dan tutup lubang makam dikenai biaya sekitar Rp 150.000 dan biaya gali tutup ini sebenarnya ditanggung pemerintah daerah.

Namun kenyataanya, lanjut Ery, banyak warga atau ahli waris jenazah yang akan dimakamkan meminta penyiapan tenda, kursi dan sound system. Apalagi ahli waris dari jenazah yang beragama non muslim biasanya meminta itu.

"Nah, itu uang dari mana? Saya bilang kepada anggota kita, itu bukan tugas Dinas Pertamanan dan Pemakaman. Tenda, kursi dan sound system bisa dibawa dari luar," ungkapnya.

Ery malah sempat menemui para ahli waris dari keluarga jenazah baik
muslim maupun non muslim tentang hal ini. "Saya sampaikan dan tanya kepada
warga, baik yang baragama Islam, Kristen, Katolik, Budha maupun Konghucu. Apakah di dalam kitab-kitab suci disebutkan perlunya tenda, kursi atau sound system untuk proses pemakaman? Semua menjawab tidak ada. Nah, kita hanya bilang, siapa yang meminta tolong, lalu ada biaya seperti itu. Ini salah siapa?" ujarnya balik bertanya.

Ery menambahkan, Pemprov DKI Jakarta sebenarnya sangat pedulu bila ada warganya yang meninggal dunia. Makanya, jenazah hanya dikenai retribusi Rp 100.000 per tahun. Ukuran makam yang biasanya 2,5x1,5 meter dengan total 3,75 meter persegi ini, bila ditambah dengan saluran dan jalur bisa menjadi 5,5 meter persegi.

"Kalau tanah nilainya sejuta berarti kita mensubsidi Rp 5,5 juta per jenazah. Tapi ini, ahli waris jenazah hanya menyewa Rp 100.000 per tahun. Bandingkan dengan kos-kosan yang sekarang nilainya mencapai Rp 300.000 per bulan? Kita bayar yang 5,5 meter, tanahnya disewa saja," katanya.

Pemakaman Warga Miskin

Ery juga meminta agar warga miskin di Jakarta tidak kuatir soal pemakaman. Keluarga miskin yang memiliki Surat Keluarga Miskin (Gakin) dan Surat Tidak Mampu dari RT dan RW malah mendapatkan penggantian.

"Mereka ini mendapatkan penggantian, seperti pemandian, pengafanan sampai biaya penguburan, serta angkutannya sebesar Rp 850.000," imbuhnya.

Sebaliknya, Pemprov DKI Jakarta tidak mungkin mengembangkan TPU mewah yang mahal harganya. "Kita beda seperti yang di San Diego Hills Memorial Park (Karawang Barat), yang biaya sewanya bisa Rp 10 juta per tahun. Itu yang paling murah, belum lagi bagi makam para raja-raja rokok yang nilai sewanya bisa Rp 2 miliar. Jadi kita jauh dengan itu dan itu memang dibayar ahli warisnya," pungkasnya.

Lumpuh karena Karena Vertigo tapi tersugesti kena penyakit Aneh (santet) Sehingga Suami dan Anaknya harus selaluberada di dekatnya



Jangan menyepelekan penyakit vertigo (pusing yang berputar-putar) jika tak ingin lumpuh seperti Katiyem. Warga Wonogiri itu menderita vertigo kronis yang menahun hingga selama 6 tahun hanya bisa tiduran.

Karena kurang paham tentang penyakitnya, si sakit maupun keluarga merasa itu sebagai penyakit aneh. Bahkan Katiyem selalu minta ditindih tubuhnya jika penyakitnya kambuh.

Katiyem, warga dusun Pojok RT 3 RW IV, Gondang, Purwantoro, Wonogiri mulai merasakan sakit kepala kambuhan sejak delapan tahun silam. Dua tahun setelahnya, dia benar-benar tak bisa bangun. Karena kondisi ekonomi, sakit Katiyem tersebut tidak tertangani secara layak.

Karena sakitnya itu, Katiyem selalu ingin ditemani. Bahkan perkembangan selanjutnya jika sakit kepalanya kambuh, Katiyem meminta Laman, suaminya, menindih dadanya. Hal tersebut telah bertahun-tahun dilakukan, hingga Katiyem dibawa ke RS Dr Moewardi beberapa hari lalu.

Dari analisa dokter, ternyata Katiyem menderita vertigo kronis. Dari hasil foto rontgen diketahui ada gangguan di saraf batang otak bagian atas sehingga menimbulkan gangguan fungsi otak. Karena gangguan itu, jika kambuh Katiyem merasa sakit dan seolah-olah berputar-putar. Dia akan semakin merasakannya jika kepalanya digerakkan.

"Karena itu dia hanya bisa tiduran. Dia lalu merasa harus ada orang yang selalu didekatnya untuk membantu kebutuhannya setiap saat. Jadi rasa tidak mau ditinggal itu hanya akibat dari sakitnya, yaitu rasa aman jika ada orang di dekatnya agar bisa menolongnya," kata dr Suratno SpS, dokter yang menangani Katiyem, kepada wartawan di RS Dr Moewardi, Senin (11/1/2010).

Tentang penyebab timbulnya vertigo, kata Suratno, hingga saat ini belum bisa dipastikan. Untuk mengetahuinya harus dilakukan foto MRI, dengan biaya sekitar Rp 1,8 juta. Rupanya harga tersebut bukan masalah ringan bagi keluarga Laman. Karenanya hingga saat ini foto MRI belum bisa dilakukan.

"Kami tidak mampu membayar biayanya. Apalagi selama enam tahun ini saya juga tidak bisa bekerja layak karena harus menunggui istri. Pagi tadi anak saya pulang ke Wonogiri untuk mengurus surat-surat ke pemerintah untuk keringanan biaya berobat istri saya," ujar Laman yang mengaku tidak memiliki kartu Jamkesmas tersebut.

Hati-hati Memakai Deodoran,

Jakarta, Deodoran banyak dipakai untuk menghindari bau badan dan keringat berlebih di ketiak. Tapi ada beberapa orang yang khawatir penggunaan deodoran ini bisa menjadi racun bagi tubuh. Amankah menggunakan deodoran setiap hari?

Penggunaan deodoran umumnya sebagai pertahanan tubuh agar ketiak tidak basah atau menghindari bau keringat yang tidak menyenangkan akibat bakteri di dalam tubuh. Fungsi dari deodoran ini menghambat saluran keringat agar jumlah keringat yang dihasilkan lebih sedikit di daerah ketiak.

Salah satu bahan yang terkandung dalam deodoran untuk menghambat keringat berlebih adalah alumunium. Bahan ini juga bisa ditemukan dalam air minum atau peralatan memasak.

Dalam beberapa tahun terakhir, santer kabar bahwa alumunium dalam deodoran dapat diserap oleh tubuh dan memberikan kontribusi terhadap perkembangan kanker payudara pada perempuan.

Senyawa alumunium seperti alumunium zirconium dan alumunium klorida memang mengandung estrogen yang dapat mendorong pertumbuhan jaringan kanker payudara. Ada kekhawatiran alumunium ini memiliki efek yang sama ketika diserap melalui kulit.

Sebuah studi pernah dilakukan pada tahun 2007 dengan menganalisis jaringan payudara dari 17 pasien kanker payudara dengan mengukur kandungan alumuniumnya.

Ditemukan kadar alumunium pada daerah luar payudara di dekat tempat deodoran dipakai memang lebih tinggi. Namun menurut American Cancer Society, sampai sejauh ini peneliti belum menemukan hubungan yang jelas antara alumunium dari deodoran dengan kanker payudara.

Sementara itu alumunium juga diketahui memiliki kontribusi yang potensial untuk penyakit Alzheimer. Meskipun alumunium seringkali dikaitkan dengan masalah otak pada penderita Alzheimer, tapi belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan kaitannya dengan alumunium dalam deodoran.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Senin (11/1/2010), bahaya dari alumunium ini sangat nyata terutama pada orang yang memiliki masalah dengan fungsi ginjal. Sehingga bagi orang yang yang memiliki masalah dengan ginjal, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan deodoran.

Karena ditemukan alumunium diserap dari jalur pencernaan dan dapat menyebabkan penyakit tulang atau dialysis dementia. Alumunium yang diserap oleh tubuh, setengahnya akan diserap oleh tulang dalam waktu 2 jam saja sedangkan sisanya akan diekskresikan (dikeluarkan). Pada orang yang bermasalah dengan ginjalnya, maka proses ekskresi ini akan terganggu.

Masalah umum lainnya jika menggunakan deodoran terlalu sering adalah tubuh tidak bisa membuang limbahnya melalui kelenjar keringat akibat dihambat oleh deodoran, sehingga hal ini membuat ginjal dan hati bekerja keras untuk menyaring racun.

Meski belum ada bukti ilmiah bahwa deodoran bisa menyebabkan kanker payudara atau penyakit Alzheimer tapi sebaiknya cermatlah menggunakannya agar keringat dari dalam tubuh tidak terhambat terlalu banyak. Dan tak ada salahnya untuk menggunakan deodoran yang bebas dari alumunium.